Terminal of simple thought

Banyak hal yang bisa dipikirkan, banyak pula yang bisa diceritakan dalam untaian kata. Semua cerita ini hanya sepenggal dari bongkahan besar pemikiranku. Just enjoy..!

how respect you are ????

Filed under: My Days — puts at 3:53 am on Sunday, October 29, 2006

Judul artikel ini terinspirasi dari hasil ngobrol ama Pak Herman tadi barusan, tepatnya jam 16:45 WIB.

Dia tadi sempet cerita, ada seorang tante-tante usia 52 tahun. Tante ini cantik, kaya, cewek idola deh… ^ - ^, tp janda. Nah, dia katanya mau nikah lagi ama orang yang memenuhi syarat utama, yaitu gaji netto 50 juta. Kalo gitu nikah aja ama orang Prudential, gajinya semua 100juta, hehehe. Kembali ke cerita…. :) Sekarang tante itu udah punya pacar…. selamet deh….

Nah dari cerita itu, aku jadi mikir juga. Sebetulnya apa ya yang dicari seseorang dari pasangan hidupnya. Dari cerita tadi aku mikir, kenapa dia nyari orang yg gaji netto harus 50 juta atau lebih lah. Apa supaya tidak merongrong harta dia, atau ada hal yang lain. Aku gak tahu lah ya…. Biarkanlah jadi misteri. Atau mungkin dia respect ama orang yg berduit…. ?? bisa jd lho.

Ngomong2 masalah respect, kebetulan aku punya banyak temen yang punya karakter yg gak jauh beda. Kita sering ngobrol, kenapa mereka sampe sekarang nge-jomblo. Sebetulnya bukan apa-apa lho. Mereka orang yang pinter, smart, cantik, ganteng, intinya qualified deh. Mereka cenderung hanya mengatakan, "aku belum nemu orang yang bisa membuat aku respect ke dia".  Nah lho…..

Menurutku, nemu orang yang bisa kita hormati, dalam artian sebagai teman hidup, mkn bisa aja terlepas dari standard yang kita buat dan terkadang gak bisa dijelasin dengan logika. Banyak orang yg gak ngeh akan hal ini menyebut orang-orang yang ngejomblo ampe sekarang itu cerewet lah, milih-milih banget lah, atau hal-hal lainnya. Menurut satu orang seseorang itu qualified untuk kita, tp kan blm tentu kita bisa respect ke dia.

Masalah ini aku ada bukti satu, yg mengingatkan ama film "Ujang Pantry", dimana direkturnya nikah ama office boy(si ujang). Aku punya temen cewek, dia pinter, cantik, anak kesayangan di rumahnya, kerjaan bagus, orangnya selalu bercita2, pacar pertama adalah calon suami dia!!. Dia akhirnya suka ama seseorang dan akhirnya mau nikah ama orang itu dimana dari segi pendidikan lebih rendah dari dia, penghasilan lebih rendah, dll. Cewek ini juga dijodohin ama ortu-nya ama orang yg menurut ortu-nya cocoklah jd mantu dia. Tapi aku cuman nanya ke dia, "apa yg menyebabkan kamu mau nikah ama dia??" , dan dia cuman jawab, "aku respect ama dia, dan dia sungguh-sungguh berusaha untuk mendapatkan aku, dan dia berusaha untuk tidak minder, dan …., ….. , ……".

Aku rasa inti dari sebuah hubungan adalah kita bisa respect tidak ama dia, percaya gak, kita bisa pahami dia ato tidak dan sebaliknya, kita bisa nerima dia ato tidak dan sebaliknya. Nah sekarang kan setiap orang emang respectnya beda-beda kan, maksudnya ada yg respect kalo orang itu berduit, ada yg respect pada orang yg berpikiran dewasa, atau yg lainnya …. Nah, anda2 para pembaca masuk golongan mana neh ?????? :)
Aku ngomong gini kaya orang berpengalaman aja ya , hehehe. Tapi lingkungan membuat kita jadi berpengalaman kok ^ - ^

Kayanya untuk kali ini cukup dulu, yg penting menurutku adalah jangan pernah minder, karena mungkin aja seseorang suka ama kita krn suatu hal yg menurut kita itu kelemahan kita(penyebab keminderan). Dan keep searching deh………….. ^ - ^ Ganbarimasu!!!

Nice week…. really ???

Filed under: My Days — puts at 7:08 pm on Friday, October 27, 2006

hai…….. ^ -^

Minggu ini sepi, jarang-jarang Jakarta, Tangerang sepi. Di rumah juga sepi…..

Mungkin temen yang lain bilang, males amat ya di rumah sendiri, gak ada sapa-sapa. Sebetulnya aku juga berpikiran begitu, n terus terang pengen pulang juga sih.Tapi…… kalo dilihat point positifnya, emang lebih baik aku tinggal disini, berteman ama buku-buku :) . Kan bisa ngerjain PR ampe kelar, meski kayanya minus mata nambah deh. Bisa nonton TV ampe puas, kan jarang-jarang. Trus paling jalan ke Mal. Dan Lebaran kali ini aku dapat kenalan lagi, sekarang nenek-nenek. Kalo tahun lalu pas lebaran ama almarhum Sihang Baud. Nenek itu kemarin nyasar di Taman Anggrek, dia janjian ketemu ama sodaranya yang nenek juga, heheh :) aku anterin aja dia muter-muter, krn aku juga rada gak hafal di sana. Akhirnya ketemu juga. eh dia malah pengen banget main ke bali. Tp dia gak suka nginep di hotel, maunya di rumah aja. yah, gapapa, nanti kalo ke Bali tinggal di rumah ku aja. Kita seneng banget kalo ada orang tua yan mau main, krn kita kangen sosok nenek ato sosok kakek kali ya ^ - ^.

Kalo di rumah di Bali, pasti deh gak boleh tidur malem, n siangnya pasti udah sibuk kesana kemari. Karena kalo pulang udah terjadwal, dan ibuku yang paling rajin ngingetin jadwalku. thx mom :)

Tapi, gak enaknya adalah dagang-dagang pada tutup. Masa seminggu ini gak makan nasi, krn warteg tutup. bisa masak sebetulnya, tp ngabisinnya itu lho, males banget… Akhirnya sasaran utama adalah Indomart deh. Terambillah biskuat, cheese finger, biskuit khong guan, susu bantal real good, susu ultra, dan gak ketinggalan indomie. Roti pun baru ada kemarin.

Ngomong-ngomong masalah susu real good, tiap minum, jadi inget film American football, Titans . Mereka punya yel "huh hah I feel", "huh hah real good". Aku punya yel juga, "huh hah I like", "huh hah real good" ^ - ^ yea……..

Sekian untuk kali ini, wish me luck ya, and I wish may God bless you all.

Ganbare………. !!!!!! ^ - ^

Marhaban ya Ramadan

Filed under: Uncategorized — puts at 7:26 pm on Sunday, October 22, 2006

Selamat Hari Raya Idul Fitri……………. untuk semuanya, saya mohon maaf lahir batin ya. Mungkin selama ini banyak buat salah. Nc holiday yah……… ^ - ^

O ya, ngomong2 masalah liburan, asik ya yg bisa pulang kampung. Tp yg gak bisa pulang, jgn bersedih ya, aku kasi sebuah lagu. Lagu ini terinspirasi waktu tadi pagi habis belajar ketiduran di sofa depan TV, eh dibangunkan oleh lagunya Michael Buble, yg berjudul "Home", enak juga di telinga pagi2, dan mengingatkan pada "I wanna back home"

Another summer day	Buble

Is come and gone away

In Paris and Rome

But I wanna go home

Mmmmmmmm

Maybe surrounded by

A million people I

Still feel all alone

I just wanna go home

Oh I miss you, you know

And I've been keeping all the letters that I wrote to you

Each one a line or two

“I'm fine baby, how are you?”

Well I would send them but I know that it's just not enough

My words were cold and flat

And you deserve more than that

Another aerorplane

Another sunny place

I'm lucky I know

But I wanna go home

Mmmm, I've got to go home

Let me go home

I'm just too far from where you are

I wanna come home

And I feel just like I'm living someone else's life

It's like I just stepped outside

When everything was going right

And I know just why you could not 

Come along with me

But this was not your dream

But you always believe in me

Another winter day has come 

And gone away

And even Paris and Rome

And I wanna go home

Let me go home

And I'm surrounded by

A million people I

Still feel alone

Oh, let go home

Oh, I miss you, you know

Let me go home

I've had my run

Baby, I'm done

I gotta go home

Let me go home

It will all right

I'll be home tonight

I'm coming back home

         

**** nc day for all ****

Catatan seorang atlet

Filed under: My Days — puts at 4:20 am on Monday, October 16, 2006

Halo!
Judul di atas terinspirasi juga atas omongannya Timmy Siawira (adiknya Tommy Siawira).
Tadi dia ngasi motivasi dengan ilustrasi "Winning the Competition by Thinking as a Sportman".

Waktu denger itu, aku berpikir, akhirnya ada juga yang membuat ilustrasi seperti itu. Karena aku sendiri dari 18 thn yang lalu sudah punya konsep seperti itu.
Dari TK, aku sudah diperkenalkan dengan namanya olahraga, start dari permainan sampai bela diri. Dan semua peraturan di dalamnya kayanya udah nempel banget di kepala. Dan selama itu pula aku selalu memanfaatkan semua teori dalam olahraga dalam bidang pendidikan akademis, dan begitu pula sebaliknya. Orang yang mau sukses di dunia olahraga juga harus pinter lho. Oleh karena itu, kemampuan di akademispun diterapkan selama ngelakonin olahraga. Intinya, keduanya harus seimbang dan saling menunjang :)

Dari cerita Timmy tadi siang, ada beberapa hal dasar setiap atlet :
1. Selalu menguasai hal-hal dasar
2. Menjadi yang terbaik di bidangnya
3. Selalu lebih baik setiap saat
4. Melakukan dengan penuh semangat dan antusias
Setiap olahragawan harus mempunyai kesabarn di dalam meraih kemenangan bahkan dalam situasi yang sulit.

Cerita Timmy di atas, betul sekali. Semua bermula dari hal dasar. Tapi aku merasa sekarang, kok anak-anak sukanya pada yang instant ya??
Jadi inget kemarin waktu latihan, dan latihan-latihan sebelumnya. Terus terang aku pertama kali mengenal bela diri waktu kelas 2 SD, dan meresmikan diri di Karate waktu SMA. Dan sejak itu aku mulai bertemu dengan orang dari dunia bela diri dengan berbagai karakter dan keahlian.
Pertama kali dilatih oleh Sempai, aku harus menguasai hal dasar (kuda2, tangan, tangkisan, tendangan, KATA, KUMITE). Semua harus berurut, dan selama aku belajar, emang harus seperti itu, karena semuanya akan saling mendukung. Jangan sampai ada tingkatan yang di skip.

Fakta yang sering terjadi saat ini yang baru aku ketahui adalah, banyak anak-anak atau pelatih yang mengajarkan cara instan, dimana sering mengesampingkan hal-hal dasar. Ini cenderung terjadi saat mau ngejar target untuk kejuaraan. Dan fakta lainnya adalah, pada saat tanding di kejuaraan, tidak sesuai keinginan, karena ada beberapa hal yg cukup signifikan(hal2 dasar) yang di skip
Dan aku sering diminta untuk ngajarin secara instan, padahal yang dilatih, adalah anak2 yang secara mendasar belum bagus. Disini sering terjadi perbedaan antara kata hati dan permintaan dari orang yang lebih senior. Tapi aku gak ambil pusing. Aku selalu bilang, "kalo mau latihan sama saya, jangan kaget kalo saya nglatih hal dasar dulu, baru ke yg advance. Kalo mau cepet ke advance, bagusin dasar dulu ya."
Tapi, disini banyak juga sih anak2 baru yg belum pernah ikut TC, atau belum pernah latihan dengan pelatih luar. Mereka masih cenderung berpikir, bahwa mendapatkan ilmu itu mudah. Padahal dari pengalamanku sendiri, untuk tahu 1 teknik mukul yang bagus aja, itu harus latihan setengah mati, baru Sempainya ngasi tahu kunci yg betul dan efektif. Emang gak mudah dapetin sesuatu itu,butuh kerja keras. Dan dari sana terlihat sekali, siapa orang yang bermental juara.

Pengalaman sebagai atlet emang berpengaruh besar pada cara berpikir dalam menghadapi hidup, dan bagaimana cara berpikir analyst-ku juga berpengaruh dalam dunia atlet :)
Mungkin disini aku gak akan cerita banyak mengenai masalah kepengurusan di dunia bela diri, krn ada saja oknum2 yang udah gak berjiwa Karate(kurang sportif). Ngomongin orang2 kaya gitu paling males deh. Lewat aja !!!!

Cerita untuk kali ini sekian dulu, nanti akan disambung lagi. Masih banyak cerita dan pengalaman lainnya.
Bye….. never give up till the very end ^ - ^

With James Gwee

Filed under: My Days — puts at 3:47 am on Saturday, October 14, 2006

Hari Kamis kemarin kebetulan saya dikasi tiket gratis ama Henture untuk ikut seminarnya James Gwee di Tenis indoor senayan. Syukur banget bisa ikut seminar ini. Img_event140

Karena selain ada James Gwee, juga hadir orang nomor satunya Prudential, Mark Tucker. Kalo Kevin Holmgren ngomongnya udah mulai enak di denger, tp kalo Mark Tucker, ngomongnya jadi inget Pak Phil, masih ditelen, jadi rada susah dengernya, hehehe, peace Mark ^ - ^

Dari 2 jam hasil mendengarkan James Gwee, ada beberapa hal yg saya catat, dan sepertinya bagus utk di share :
1. 3 qualities of champions
    a. SPEED, antara lain :
            - Take action (aktivitas)
            - Focus
        SPEED membutuhkan :
            - konsentrasi
            - disiplin (do what you have to do)
               -> discipline is the bridge between thought and achievement
                  -> discipline is to do the things that you have to do, whether or not you are in the mood
    b. STRATEGY
            - Menurut Moh. Ali, "everything is created twice"
                -> mental creation(mempersiapkan dalam bentuk pemikiran)
                -> physical creation (aktualisasi dari yg kita pikirkan)
            - Strategy overtake at the turn (pada titik-titik yg tepat, seperti balap mobil adalah pada saat tikungan)
            - Strategy overtake at PIT-STOP(saat dimana lawan berhenti sejenak)
            - PIT-STOP is team work (if you do not have an assistant, then you are the assistant)
    c. STAMINA
            - Champions have never say-die Attitude !!
            - The most important part is the last part
            - Winners fight with their heart
            - Champions fight on till the very end

O ya, ada tambahan dari Mark Tucker, kunci keberhasilan adalah : "how to create relationship" dan bagaimana cara menjaganya :)

Setelah dengerin seminar ini, sempet kepikiran juga. Aku kan selama ini udah ngelakonin semuanya itu, tapi gak pernah ada yg ngajarin. Baru kali ini ada yg ngasi tahu. Semuanya keluar alami (ide, kreatifitas, semangat bertahan, dll).
Dan terus terang, aku sendiri udah ngebuktiin, teori di atas tidak hanya sekedar teori, emang betul begitu adanya.

Tapi emang terkadang ada masa dimana kita merasa jatuh, tp berusaha bangun saat jatuh itu akan lebih membuat kita tangguh daripada gak pernah ngerasaain "bau tanah".

Dan satu hal yang mungkin bisa aku share. Semua teori tinggallah teori saat kita ingin mengaplikasikannya pada sesuatu yg tidak sesuai dengan kata hati kita. Karena, kita bisa tetap bertahan saat kita jatuh, jika sesuatu itu adalah sesuatu yg cukup significant membuat kita bertahan dan ada konsep(alasan) yg mendasarinya.

Contoh gampangnya mungkin bisa dari anak2 yg ikut latihan karate deh. Awalnya semangat tp lihat deh 3 bulan mendatang, pasti yg tadinya 20 orang tinggal 5 orang yg aktif. Makanya sebelum nerima murid, aku pasti nanya "kenapa masuk karate, ada alasannya gak??". Kalo alasannya cuman, iseng aja, atau ikut temen, aku nyaranin untuk pulang aja deh. Cari alasan yg lebih baik :) yg bisa membuat kamu bisa lebih bertahan. Karate bukan hal yg mudah.

Sekian utk sharing kali ini, semoga bisa bermanfaat. Mungkin banyak yg sudah paham mengenai hal ini. Tetaplah bersemangat, Never give up till the very end ^ - ^

Final Fu

Filed under: Television — puts at 3:08 am on Saturday, October 14, 2006

Final Fu……… osh!!!!!!!!

Kemarin hari Jumat, tumben diem di rumah seharian. Seperti biasa, pasti seharian nonton TV. Nah, tiba2 jam 1 sian di MTV ada acara bagus, kayanya aku banget deh.
Emc0191l
Nama acaranya FINAL FU. Acaranya setipe ama fear factor tapi beda jenis. Yang jadi peserta di FINAL FU adalah orang2 dari berbagai aliran bela diri. Seru deh :)
Emc0151l

Bagi pencinta bela diri, tonton deh FINAL FU. Lumayan banget nambah pengetahuan. Dia mainnya bener2 fair kok. Tapi sayang mainnya siang. Jadi kayanya gak semua bisa nonton.

Nonton FINAL FU kemarin jadi inget waktu SMA pas bikin street fighter ama Yon dkk dan Fourit dkk. Asik sih asik tapi yang ada babak belur n memar-memar, hehehehhee ^ - ^

Ksmn1606l
Tapi intinya, sangat menyenangkan. O ya, Yon katanya mau ikut PORDA. Sukses ya Yon, kamu pasti bisa. Fourit bagaimana kabarnya sekarang ya?? terakhir ketemu, dia habis digebukin segerombolan preman di Jogja, yg lagi mabok.
Emang betul banget kalo teori itu terkadang beda banget ama aplikasi.

Nah, ini ada tips dikit. Kalo udah kepepet, n kayanya gak mungkin ngelawan, lari aja. Jangan sok gengsi atau bagaimana. Tapi yg pertama harus diingat adalah berusaha menghindar. Jangan memulai cari gara2. Intinya adalah membela diri dan berusaha melindungi diri biar gak habis!! ^-^.

Sekian untuk topik Final Fu. Selamat menonton ya…. be a fighter OK !! :) Fighter yg baek…..
Keep on fighting……….. ^ - ^ osh!!!!